Serikat Maria Montfortan

Per Mariam ad Jesum

Melalui Maria Menuju Yesus Kristus

“tidak ada satu pun devosi yang lebih membaktikan sesorang kepada Tuhan dan membuatnya serupa dengan-Nya daripada devosi kepada Bunda-Nya yang suci. Jadi semakin orang dibaktikan kepada Maria, semakin pula dia dibaktikan kepada Yesus Yesus Kristus (BS, No. 120)

Santo Montfort

Louis-Marie Grignion de Montfort (31 Januari 1673 – 28 April 1716) adalah seorang imam dan bapa pengakuan Katolik Roma Prancis. Ia dikenal pada masanya sebagai pengkhotbah dan diangkat menjadi amisionaris apostolik oleh Paus Klemens XI.

Bagi St. Montfort, Yesus Kristus adalah Sang Kebijaksanaan yang menjelma (inkarnasi). Ia berinkarnasi karena mengasihi manusia. Kesatuan dan kesrupaan dengan Sang Kebijaksanaan mejadi tujuan hidup manusia. Untuk sampai pada tujuannya, manusia memerlukan Bunda Maria. Maria adalah jalan yang sempurna, singkat, dan aman menuju Yesus. Maka manusia harus memberikan hidupnya kepada Bunda Maria, agar dibentuk didalam rahimnya menjadi serupa dengan Sang Kebijaksanaan. Pemberian hidup ini dikenal dengan Pembaktian diri kepada Yesus melalui Maria; hamba Yesus dalam Maria. 

Montfort dianggap sebagai salah satu penulis terkenal di bidang Mariologi. Karya-karyanya yang paling terkenal tentang devosi Maria, yaitu Rahasia Rosario dan Devosi Sejati kepada Maria. 

St. Montfort memberi inspirasi kepada beberapa paus: Paus Pius IX, Paus Leo XIII, Paus Pius X, dan Paus Yohanes Paulus II. Moto Paus Yohanes Paulus II diambil dari moto St. Montfort, yaitu “totus tuus.”

Serikat Maria Montfortan (SMM)

Serikat Maria Montfortan (SMM) atau sering disebut Montfortan adalah kelompok  religius Gereja Katolik yang didirikan oleh St. Montfort pada tahun 1705. Setelah St. Montfort ditahbiskan menjadi imam dan melayani umat, dia memiliki kerinduan untuk membuat sekelompok imam yang baik dibawah lindungan St. Maria. Unsur-unsur fondasi dari kelompok ini sudah ia pikirkan: memiliki nama Maria, misinya adalah mengabarkan Injil kepada orang miskin dengan mengajar katekese, berperan dalam devosi kepada St. Maria dalam rekonsiliasi umat beriman, bergantung pada penyelenggaraan Ilahi, kesiap-sediaan apostolik.

Kerinduan St. Montfort mulai tampak setelah Br. Mathurin mengikutinya.  Kemudian ada dua imam yang turut mengikuti St. Montfort, yaitu Pastor Adrien Vatel dan Pastor Rene Mulot. Maka sejak awal keanggotaan SMM terdiri dari imam dan bruder.

Ikon Para Montfortan

1. Mata terarah pada Sang Kebijaksanaan Ilahi yang menjelma menjadi manusia dan datang kepada kita.
2. Telinga yang penuh perhatian kepada jawaban Maria.
3. Hati yang dipersembahkan kepada Yesus dan dipercayakan kepada Maria
4. Mulut dipenuhi dengan Sabda Injil.
5. Tangan terangkat dalam doa.
6. Kaki berdiri dibawah salib.
7. Mata terarah pada pembaharuan Gereja dan dunia.
8. Liberos, orang-orang yang langkahnya dibimbing oleh roh Kudus.
9. Berjalan bersama orang lain (awam) untuk mewartakan Kabar Gembira Kristus kepada orang-orang miskin.
10. Menjadi ikon pengharapan.

Artikel

Berita

Tempat Karya Misi SMM Indonesia

Melalui Maria menuju Kristus.
Maria adalah jalan yang paling singkat dan aman menuju Yesus.
Bergabunglah Bersama kami menjadi anak-anak Maria...!

Internasional Link