Perayaan Kanonisasi St. Montfort yang ke 75 tahun

Putussibau, Kalimantan Barat – Pada tanggal 20 Juli 2022, para Montfortan merayakan 75 tahun kanonisasi St. Montfortan. Perayaan ini dirayakan juga oleh para Montfortan di Kapuas Hulu dan di pusatkan di Paroki Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda, Putussibau. Perayaan ini dilakukan Bersama dengan PMRSH, Montfort Youth, dan semua orang yang bekerja sama dengan para Montfortan. Perayaan Ekaristi dipinpin oleh Pater Provinsial SMM Indonesia.

Pada homily, Pastor Bala, SMM (Pastor Asisten Jendral) memberikan alansan mengapa St. Montfort bisa menjadi kudus. Pertama, Santo Montfort menjadi kudusyang hebat karena ia memiliki bakti yang sejati kepada Maria. Menurut para biografernya, Ia adalah anak terkasih dari Maria. Ia mencintai Maria sejak kecil. Tulisan-tulisannya tentang Maria dan kedekatannya dengan Bunda Maria menunjukan bahwa dia adalah anak kesayangan Maria. Dia juga menginkan kita agar kita mejadi anak-anak kesayangan Maria. Caranya adalah dengan berdoa Rosario setiap hari dan membaktikan diri kepada Maria.

Yang kedua adalah karena dia mencintai Yesus dan ingin agar Yesus kristus dikenal di dunia. Caranya adalah dengan membaharui janji baptis dan membantu orang-orang berdosa. Cara ia menolong orang berdosa adalah dengan pembaharuan janji baptis. Hanya dengan car aini, kita membuat Yesus kristus dikenal di dunia.

Ketiga adalah karena cintanya pada orang-orang miskin. Ia sungguh memiliki kerinduan untuk menolong orang miskin dan sakit. Ketika Montfort bekerja di rumah sakit, ia beertemu dengan orang sakit dan berdasah. Ia menolong orang itu. Ketika Montfort ditanya, ia menjawab, “saya ingin menujukan bahwa Allah mencintai kita semua.”

Setelah perayaan Ekaristi, peringatan Kononisasi St. Montfort dilanjutkan dengan makan malam Bersama. Dalam makan Bersama ini, pater provincial Kembali mengingatkan kita bahwa kita semua memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi orang kudus, asalkan kita menjadi orang-orang baik: menjadi pastor yang baik, menjadi orang tua yag baik, menjadi anak yang baik.

Tim Komunikasi – Indonesia

Bagikan:

Berikan Komentar